Wendy Djuhara

Wendy Juniana lulus dari Universitas Parahyangan pada tahun 1988, dengan tugas akhir berjudul “Pasar dan Pertokoan di Kebon Kelapa Bandung”. Ia mengawali karir sebagai arsitek di Paramita Abirama Istasadhya (PAI) dan berpartisipasi aktif di Forum Arsitek Muda Indonesia. Kemudian mendirikan djuhara+djuhara pada tahun 1998.

Judul Proyek : Pasar dan Pertokoan di Kawasan Kebon Kelapa, Bandung

Universitas : Universitas Katolik Parahyangan, Bandung

Tipologi : Pasar

Tahun Proyek : 1994

Lokasi : Bandung, Jawa Barat

Kebon Kelapa merupakan salah satu pusat ekonomi yang dekat dengan alun-alun Bandung, yang pada saat itu masih berfungsi sebagai pusat pemerintahan kota Bandung. Selain memiliki pasar, Kebon Kelapa juga memiliki terminal angkot dan bus antar-kota. Berangkat dari kesemerawutan aktivitas yang terjadi di kawasan itu, Wendy Djuhara berupaya menjadikan Kebon Kelapa pusat masyarakat di mana penduduk Bandung dapat memperoleh hiburan, kesempatan berbelanja, dan bertransit.

Proyek ini mengusulkan revitalisasi dan perencanaan kembali sarana perbelanjaan di Kawasan Kebon Kelapa, yang merupakan suatu kawasan permukiman padat yang banyak dipengaruhi oleh arus komersialisasi dari kawasan Alun-alun di sebelah utaranya. Perencanaan yang lokasi tapaknya bersebelahan dengan Terminal Kebon Kelapa ini mengantisipasi rencana pemindahan terminal bus antar kota ke daerah Lingkar Selatan. Kompleks pasar dan pertokoan tersebut direncanakan berupa tatanan beberapa massa dengan ruang terbuka yang dapat mengalirkan aktivitas pengunjung dari dan ke arah terminal serta kedua jalan tersebut. Tatanan yang terbuka serta banyaknya akses ke segala arah diharap dapat mengkatalisasi perkembangan kualitas lingkungan di sekitar tapak.

Highlight Wawancara:
Wendy Djuhara tertarik dengan pasar, karena menurutnya pasar adalah tempat terjadinya berbagai aktivitas dan merupakan tempat pertemuan masyarakat dari berbagai kelas sosial. Ketertarikannya juga mungkin timbul ketika sebelumnya telah sering berdiskusi dengan Ahmad Djuhara yang ketika tugas akhirnya juga mengambil obyek arsitektur pasar. Pada saat mengerjakan proyek tugas akhirnya, ia tertarik dengan Pasar Kebon Kelapa yang memiliki banyak program dan permasalahan. Ia menyadari, dalam tugas akhirnya banyak sekali permasalahan yang perlu ia selesaikan dan perlu diakomodasi dalam desain, sehingga banyak sekali waktu yang ia pergunakan untuk melakukan survey dan penelitian. Akhirnya proses eksplorasi desainnya pun terbatas. Nilai yang ia dapatkan belum memuaskan. Oleh karena itu, ketika kerja ia berusaha untuk mengirimkan pekerjaan lebih dahulu sebelum teman-temannya melamar kerja, agar persaingannya belum terlalu ketat. Walaupun belum puas pada tugas akhirnya, Wendy Juhara memutuskan untuk move on dan dapat melakukan eksplorasi lebih banyak lagi pada dunia kerja.  

Would you like to comment?

Leave a Reply