Sarah Ginting

Sarah Ginting menyelesaikan pendidikan S1 di Universitas Parahyangan pada tahun 1996.  Ia melanjutkan jenjang pendidikan S2 di The Bartlett School of Architecture, University College London, di mana Ia memilih jurusan Advanced Architectural Design. Pilihan ini diambil karena keinginannya untuk belajar langsung di bawah bimbingan Sir Peter Cook RA, arsitek sekaligus cendekiawan terkemuka dalam dunia arsitektur kontemporer abad ke-21. Saat ini ia merupakan arsitek prinsipal SAGIarchitect, ia dirikan pada tahun 2007.

Judul Proyek     : Venice Hydromagnetic Project
Universitas        : UCL, The Bartlett School of Architecture (Advanced Architectural Design)
Tipologi              : Fasilitas Pariwisata dan Utilitas Kota
Tahun Proyek   : 2000
Lokasi                 : Venesia (tidak ada tapak tetap, berupa kawasan)

Karya Sarah Ginting yang dipamerkan adalah tesis S2 Venice Hydromagnetic Project, desain sistem dan alat pengendalian banjir tahunan. Cara pengendaliannya adalah dengan menambahkan sistem instalasi yang dapat menyuntikkan air ke lapisan tanah dan struktur batuan di bagian bawah untuk menaikkan permukaan tanah serta memperbaiki kondisi lapisan tanah Venesia yang ringkih. Karena berdasarkan perhitungan nilai ekonomi biaya pembangunan proyek iniakan sangat mahal, fasilitas ini didesain se-optimal mungkin dan juga dibuat multi fungsi, yaitu sebagai sarana pariwisata edukatif yang diharapkan juga menjadi salah satu alternatif penggerak ekonomi Kota Venesia.

Highlight wawancara (via email) :

Jurusan Advanced Architectural Design memberikan kesempatan kepada setiap mahasiswa untuk mengeksplorasi berbagai desain arsitektur terbarukan berdasarkan parameter-parameter yang sangat ketat, baik dari segi teknis dan non-teknis. Kedisiplinan dan standar kelulusan yang sangat tinggi pada jurusan ini membuat rasio kelulusannya rendah. Butuh kerja keras dalam menjalaninya, istilahnya adalah sink or swim. Walaupun begitu, belajar pada jurusan ini sangatlah menyenangkan karena setiap mahasiswa dituntut untuk melakukan eksplorasi dalam perencanaan urban, bahasa desain, teknologi, serta mempertanggungjawabkan kalkulasi ekonominya. Pembelajaran yang demikian dimungkinkan oleh fasilitas riset dan kesempatan bekerja sama dengan berbagai jurusan di seluruh University College London. Kemudian setiap tahunnya, karya-karya mahasiswa dipamerkan dalam The Bartlett Summer Show Exhibition.

Pembelajaran yang diperoleh dari belajar di jurusan Advanced Architectural Design ini adalah perspektif dalam memandang permasalahan dan sensitivitas. Hal ini penting karena dalam mendesain perlu penentuan prioritas solusi atas permasalahan-permasalahan yang kerap kali dilematis dan paradoksal, juga sensitivitas dalam memaknai serta menerjemahkan fungsi dari setiap garis. Menurut Sarah Ginting, garis adalah doa dan only in lines we trust.

Would you like to comment?

Leave a Reply